Home / Berita / Sebuah Pertanyaan, Ferrari Bikin SUV di Jawa Timur?

Sebuah Pertanyaan, Ferrari Bikin SUV di Jawa Timur?

Berita terbaru tentang Dunia Otomotif yang bersumber dari detik.com, yang dimana salah satu produsen ternama yakni Ferrari akan menanamkan investasinya di Jawa Timur seperti yang disebut oleh gubernur Jawa Timur Soekarwo. Kabrnya pihak Ferrari mempunyai niat untuk membangun pabrik sparepart Mobil dengan kelas premium, dari produk SUV sampai produk elektronik.

Tidak hanya itu saja, pihak Ferrari juga telah menurunkan tim untuk melakukan survey lahan tanah 2.000 hektar yang rencana penyusunan detailnya akan DED (Detail Engineering Design) dimulai pada tahun 2017.

ferrari-di-jawa-timur

“Ini serius. Tahun depan mungkin mulai DED,” kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Rabu (2/11/2016).

Pihaknya yakni, bahwa produsen Mobil tersebut akan tetap melakukan investasi di Jawa Timur serta tidak akan pergi ke daerah lain atau Negara lainnya. Hal tersebut dikarenakan telah melakukan MoU dengan pihak Ferrari pada tahun ini. “Kan sudah MoU tentang investasi. Nanti detailnya digarap oleh official meeting,” tuturnya.

Kabarnya bahwa investasi yang dilakukan sekitar Rp 70 Triliun. Dan pada saat diberikan pertanyaan tentang berapa tenaga kerja yang akan terserap dengan kehadiran investasi Ferrari.

“Engko ae lah (nanti saja lah). Seng penting Ferrari oke. Baru namanya official meeting. Lingkaran kedua merumuskan, timnya nanti merumuskan investasi, apa-apa dilihat. Itu pasar mau dijual ke mana,” tandasnya.

Selain itu dikabarkan pula bahwa dari pihak Ferrari membutuhkan lahan yang begitu luas yakni 2.000 hektar. Untuk letak lahan yang dimintanya adalah dekat dengan area penghasil garam. Dikabarkan pula bahwa garam tersebut dipergunakan untuk memerkuat kualitas baja yang akan digunakan pada sparepart Mobil kelas premium.

Simak juga: Ferrari 488 GTB Resmi Mengaspal di Indonesia

“Dia (Ferrari) mintanya harus dekat dengan garam. Mintanya dekat dengan Madura, dekat dengan garam. Untuk membangun baja kelas satu, harus dicampur dengan garam dari sisi teknologi,” ujarnya.

“Kenapa dia butuh garam, karena untuk mengolah metalurgi baja dengan garam agar tahan karat. Makanya, industri-industri yang bagus kan bajanya nggak karatan. Peralatan tempur, alutsista rata-rata kuat terhadap korosi,” terangnya.

Lahan tanah seluas 2000 hektar yang dibutuhkan pihak Ferrari kabarnya akan digunakan investasi untuk sebelas bidang produksi seperti sparepaart kelas remium sampai produk elektronik.

“Macam-macam ada 11 (bidang usaha). Ada konten, spare part untuk Italia dan Inggris bisa dibuat disini, nanti dikirim ke sana. Banyak sekali ,” tandasnya.

Baca juga: Chevrolet Colorado

Perwakilan Ferrari sendiri sudah membantah adanya kabar pembangunan pabrik ini. “Tidak ada kabar itu,” ujar perwakilan Ferrari Jakarta.

Yang pasti jika memang Ferrari memproduksi mobil SUV di Jawa Timur, Ferrari akan mencetak sejarah dan keluar dari khittahnya sebagai produsen mobil sport. Dalam beberapa kali kesempatan Chairman Ferrari yang juga CEO Fiat Chrysler Automobiles Sergio Marchionne, menolak tegas mobil listrik dan Sport Utility Vehicle (SUV) untuk mobil Ferrari.

“Kalau Ferrari itu kita kan tetap berpatokan pada DNA kita, DNA dan karakternya mobil itu sendiri sebetulnya darahnya seperti apa. Kalau dunia balap, kita akan adopsi sesuatu teknologi dari dunia balap. Dan kita akan jaga terus karakternya. Jelas, Ferrari pasti premium segmen,” ujar CEO Ferrari Jakarta, Arie Christopher.

Kalaupun ingin mobil yang berasa agak sedikit SUV, Ferrari menyiapkan GTC4Lusso.