AUTOGAYA

Berita Terbaru Serta Spesifikasi dan Harga Mobil Motor

Mengapa Mobil Buatan Indonesia Tidak tembus Ke pasaran Eropa?

Ekspor Mobil Toyota yang dilakukan oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia yang merupakan perusahaan automotif di Indonesia telah dilakukan sejak tahun 1987. Untuk model pertama yang di ekspor yaitu Kijang.

Semakin lama semakin berkembang pula perusahaan ternama tersebut. Hingga saat ini pihak Toyota Indonesia tidak hanya melakukan ekspor dengan 1 model, tetapi beberapa. Untuk ekspor Mobil yang dilakukan baik dalam bentuk utuh ataupun completely built up (CBU) maupun completely knock down (CKD) seperti Yaris Sedan, sienta, Vios, Fortuner dan lainnya.

pihak Toyota Indonesia telah sejauh ini melakukan ekspor ke beberapa Negara yang telah berkembang

Untuk tujuan ekspor Mobil Toyota dilakukan ke berbagai Negara di kawasan Asia Pasifik, Amerika Lati, Afrika, Timur tengah dan Karibia. Namun sayangnya pihak Toyota belum mampu untuk menembus pasaran otomotif di Eropa. Hal tersebut dikarenakan terhalang akan regulasi yang telah diterapkan pada masing-masing Negara.

Lihat juga: Akibat tidak mengisi bahan bakar

 “Kami saat ini baru negara ASEAN, itu pun belum semua. Kalau Eropa punya standar (emisi) Euro jadi agak susah produk kami tembus ke sana,” jelas Yui Hastoro, direktur Teknik TMMIN, di Jakarta.

Adapun salah satu regulasi yang memang harus ditaati apabila ingin memasuki pasar otomotif di Eropa adalah Mobil buatan Indonesia tidak boleh menggunakan komponen atau bahan yang mengandung bahan kimia.

“Jadi sebenarnya Eropa itu punya spesifikasi khusus, part itu harus tidak boleh mengandung partikel kimia. Sebenarnya kami juga terus berusaha memenuhi hal itu,” timpal Warih Andang Tjahjono, wakil presiden direktur TMMIN.

Baca juga: Pajero Sport varian Terbaru Telah hadir

Pihaknya juga menambahkan bahwa pasaran Eropa lebih banyak yang memilih jenis city car dan sangat unik. “Mungkin market-nya perlu kami perhatikan juga,” tambah dia.

Dilanjutkannya, pihak Toyota Indonesia telah sejauh ini melakukan ekspor ke beberapa Negara yang telah berkembang. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan akan melakukan ekspansi.

“Sekarang yang kami usahakan bagaimana agar produk-produk kami bisa diterima. Tentu saja beberapa model akan mengalami modifikasi sesuai karakteristik, kondisi, regulasi, sesuai dengan kondisi di negara tujuan ekspor,” pungkas Warih.

Demikianlah berita otomotif terkini tentang Alasan mengapa Mobil Buatan Indonesia tidak bisa tembus ke pasaran eropa. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AUTOGAYA © 2017 autogaya.com