AUTOGAYA

Berita Terbaru Serta Spesifikasi dan Harga Mobil Motor

Tips dan Cara Memasang Ring Piston Yang Benar

Cara Memasang Ring piston – Piston adalah komponen yang terletak di dalam buring, nama lainnya dalah seker. Pada piston terdapat ring yang dalam pemasangannya haruslah benar, supaya tidak terjadi kebocoran saat melakukan pembakaran dan kompresi yang dihasilkan maksimal. Jadi sangat perlu diperhatikan tentang cara mengganti ring piston agar tidak terjadi hal yang diinginkan.

Sebelum masuk dalam pembahasan, perlu diketahui akan pengertian serta fungsi ring piston. Adapun fungsi ring piston adalah untuk menahan kompresi yang terjadi pada saat Motor bekerja serta mengatur pelumasan pada dinding linear mesin. Jadi dalam memasang ring piston harus berhati-hati jangan sampai terbalik atau sampai salah.

Cara memasang ring piston yang benar

Nah berikut ini adalah tata cara memasang ring piston serta aturannya yang benar

Memahami Risng piston

Sebelum melakukan pemasangan diharuskan untuk paham tentang ring piston. Yang dimana ring piston adalah komponen yang melingkar di sekitar piston. Jadi ring piston secara langsung bergesekan dengan linear buring. Nah untuk selanjutnya pahami tentang permukaannya, kode, warna dan sudut ring piston permukaan serta ring oli dan ring kompresi.

Ring oli mempunyai bentuk yang bergelombang, sedangkan untuk ring kompresi terlihat datar serta mengkilap. Pada ring kompresi biasanya terdapat tulisan yang bisa dilihat yaitu N/T. untuk ring kompresi yang ini menghadap ke atas dan merupakan ring kompresi 1 atau atas.

Bentuk ring piston

Selanjutnya terdapat ring kompresi yang warnanya agak lebih gelap atau kadang terdapat warna kehitaman. Untuk ring ini merupakan ring kompresi 2 atau bawah. Terdapat perbedaan antara ring kompresi atas dan bawah, apabila salah dalam pemasangan aka tentunya kinerja Motor tidak maksimal dan Motor malah akan ngebul atau keluar asap.

Walaupun untuk masalah fungsinya sama-sama untuk memampatkan kompresi pada ruang bakar, akan tetapi tiap ring terdapat peran sendiri-sendiri. Pada bagian ring kompresi 1 yang memiliki permukaan rata, mamiliki fungsi untuk menekan dinding silinder sehingga kompresi menjadi tidak bocor.

Sedangkan untuk fingsi ring kompresi 2 atau bawah yang mempunyai permukaan lebih menyudut. Selain berfungsi untuk menjaga kerapatan, fungsi lainnya adalah membersihkan sisa-sisa lapisan minyak yang berada pada dinding silinder. Sehingga nantinya akan bisa menghindari oli terbakar yang menyebabkan celah ring pada satu titik. Oleh karena hal tersebut, akibatnya terjadinya kebocoran kompresi. Selain itu juga tidak boleh menempatkan ujung ring kompresi pada celah ujung cincin oli.

Cara memasang ring piston

Perhatikan Celah Ring Piston

Ring piston mempunyai bagian yang terputus. Nah pada bagian inilah yang harus diperhatikan dengan seksama dan peletakannya. Sambungan pada ring piston atau celah tidak boleh dalam 1 garis, artinya bila terdapat 3 ring piston maka jarak antara sambungan harus disamakan yaitu 120 derajat. Sedangkan jika ring piston hanya ada 2, maka jaraknya adalah 180 derajat. Selain itu celah ring piston juga tidak boleh segaris dengan pena pistonnya. Hal tersebut supaya tidak terjadi kebocoran kompresi.

Untuk pemasangan ring piston motor 2 langkah  maka spi pada ring piston harus masuk pada bagian lekukan di dalam alur pistonnya. Jadi untuk cara memasang ring piston harus berhati-hati agar tidak  terjadi kerusakan atau ngebul pada kenalpot.

Nah itulah penjelasan tentang ring piston dan letak ring oli pada piston dan ring kompresi. Untuk pemasangannya dilakukan dari kepala piston dan ring yang paling bawah. Selanjutnya diikuti dengan ring diatasnya.

Baca juga:

Cara Mengganti Roller Motor Matic Step By Step

Perbedaan Mesin 2 Tak dan 4 Tak pada Sepeda Motor

Demikianlah informasi tentang cara memasang ring piston yang benar. Semoga bermanfaat dan jagan lupa baca artikel menarik lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AUTOGAYA © 2017 autogaya.com