AUTOGAYA

Berita Terbaru Serta Spesifikasi dan Harga Mobil Motor

Tips Melewati Tanjakan Saat Lalu Lintas Macet Bagi Pemula

Tips Melewati Tanjakan – Bagi pemula yang baru belajar menyetir atau mengemudi mobil kadang merasa pusing, bingung, grogi dan gemetaran campur aduk deh pokoknya saat menghadapi jalan yang menanjak atau saat mau nyebrang jalan kebetulan jalannya agak menanjak. Tetapi untuk oramg yang sudah biasa dan di bilang mahir, tidak akan berfikir sampai beribu-ribu kali, pokoknya langsung tancap. Berbeda dengan pemula saat mengemudi di jalan tanjakan dengan lalu lintas yang ramai atau macet. Perlu ada perlakuan khusus agar mobil tidak melorot mundur dan dapat sampai di atas dengan selamat.

Tips Melewati Tanjakan Saat Lalu Lintas Macet Bagi Pemula

Baca juga : harga dan Spesifikasi Mobil Lamborghini Huracan

Intinya untuk melewati tanjakan saat arus lalu lintas macet di tanjakan anda harus siap sedia terutama untuk rem tangan(hand rem). Di luar itu ada beberapa faktor penting lainnya seperti tenaga mesin, kekuatan kampas kopling, rem kaki, roda serta beban muatan.

Cara Melewati Tanjakan

Tetapi untuk yang baru belajar memang sulit terutama bila pengemudi belum mahir dalam memainkan rem tangan, rem kaki, kopling serta pedal gas. Perlu di ingat !!! Apabila sang pengemudi terlalu sering memainkan setengah kopling secara terus menerus, maka kekuatan kampas kopling akan cepat berkurang dan akibatnya mobil akan kandas sebelum mencapai tujuan di karenakan kampas kopling yang hangus atau terbakar.

Baca juga : Cara Memilih Ban Yang Benar

Anda harus memperhatikan tips berikut :

-Dalam kombinasi antara kopling dan gas  harus diatur atau sesuaikan antara kedalaman gas dan kopling, semakin dalam gas maka penginjakkan kopling akan semakin dalam begitu pun sebaliknya. Jika mesin terdengar meraung keras berarti kombinasinya belum seimbang, hal ini dapat diatasi dengan mengurangi penekanan pada kopling atau mengurangi penekanan pada gas dan menambah penekanan pada kopling.

-Meyakinkan mobil senantiasa pada tenaga puncaknya dengan menggunakan gigi 1 dan 2 untuk mobil tranmisi manual (MT) dan giigi pada posisi L1 untuk mobil tranmisi otomatis (AT)

-Berhenti dengan rem kaki: Caranya adalah dengan menghentikan mobil sebentar, yaitu injak pedal kopling dan pedal rem kaki untuk menghentikan mobil. Selanjutnya jika ingin berjalan kembali: lepas atau angkat  pedal kopling sedikit sampai terasa mobil sedikit bergetar (yang menandakan tenaga disalurkan ke gigi). Kemudian lepas rem kaki pelan-pelan dan setelah berjalan sedikit, bantu dengan menginjak gas. Bagus untuk tanjakan yang kurang tinggi dan berhenti sebentar.

-Berhenti dengan rem tangan: teknik ini merupakan cara yang aman jika berhenti di tanjakan yang cukup tinggi dan dalam waktu yang lama. Caranya: Injak Pedal Rem Kaki dan Pedal Kopling untuk menghentikan mobil, selanjutnya amankan mobil dengan menarik/mengangkat tuas Rem Tangan dan pindahkan persneling ke gigi netral. Jika akan berjalan kembali, pindahkan persneling ke gigi 1 (satu), tekan pedal gas, lepas kopling sampai terasa mobil sedikit bergetar, dan lepas/turunkan rem tangan pelan-pelan, jika sudah berjalan bantu dengan menginjak gas lebih dalam. Maka mobil akan melaju pelan-pelan tanpa mundur sedikitpun. Jika mobil mundur, berarti pedal kopling kurang diangkat/lepas dan pedal gas kurang diinjak.

-Berhenti dengan setengah kopling / kombinasi antara kopling dan gas: yaitu jika kita di haruskan berhenti dalam waktu yang cukup singkat dan tanjakannya tidak terlalu tinggi,  Caranya: hentikan laju kendaraan dengan menginjak pedal kopling dan menahan pedal gas sampai mobil berhenti. Jika ingin melanjutkan kembali perjalanan, maka lepas atau angkat pedal kopling pelan-pelan, selanjutnya bantu dengan menginjak  pedal gas. Teknik ini memang dapat memboroskan bahan bakar (BBM) dan cepat merusak kanvas kopling, namun tidak ada salahnya jika ingin digunakan.

-Memainkan rem tangan seefisien mungkin. Jika kita di haruskan berhenti, maka cara berhenti di jalan tanjakan dapat kita gunakan berbagai cara. Ada 3 (tiga) teknik atau cara berhenti di tanjakan yang sering digunakan, yaitu: Berhenti dengan rem tangan, berhenti dengan rem kaki, berhenti dengan setengah kopling/kombinasi antara gas dan kopling.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AUTOGAYA © 2017 autogaya.com